Jakarta, 12 September 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami sejumlah transaksi keuangan melalui pemeriksaan terhadap mantan asisten pribadi Ridwan Kamil dalam penyidikan perkara dugaan korupsi yang berkaitan dengan Bank BJB. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri aliran dana dan berbagai transaksi yang dinilai memiliki hubungan dengan perkara yang sedang ditangani. Penyidik menggali pengetahuan saksi mengenai aktivitas keuangan selama bekerja mendampingi Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Rekening yang berkaitan dengan transaksi tertentu turut menjadi perhatian karena dapat membantu penyidik memetakan pergerakan dana. KPK juga mencocokkan keterangan saksi dengan dokumen serta bukti lain yang telah dikumpulkan. Pendalaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun konstruksi perkara secara menyeluruh.
Mantan asisten pribadi tersebut diperiksa karena dinilai memiliki pengetahuan mengenai sejumlah aktivitas yang dilakukan selama berada di lingkungan Ridwan Kamil. Posisi asisten pribadi memungkinkan seseorang mengetahui agenda, komunikasi, perjalanan, maupun kebutuhan tertentu yang berkaitan dengan aktivitas orang yang didampinginya. Namun, pemeriksaan sebagai saksi tidak otomatis menunjukkan orang tersebut terlibat dalam tindak pidana. Penyidik membutuhkan keterangan untuk mengonfirmasi informasi yang telah diperoleh dari bukti maupun saksi lainnya. Setiap jawaban kemudian dapat dibandingkan dengan catatan transaksi yang sedang ditelusuri. Apabila terdapat informasi baru, KPK dapat melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pihak lain yang dianggap mengetahui persoalan tersebut.
Penelusuran transaksi rekening menjadi salah satu metode penting dalam penyidikan perkara korupsi karena pergerakan dana dapat memberikan gambaran mengenai hubungan antarpihak. Penyidik dapat memeriksa waktu transaksi, nominal, rekening pengirim dan penerima, serta tujuan penggunaan uang. Pola transaksi tertentu kemudian dibandingkan dengan rangkaian peristiwa yang sedang diselidiki. Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada uang yang masuk, tetapi juga penggunaan dana setelah transaksi terjadi. Apabila terdapat pembayaran untuk pembelian barang, perjalanan, atau kebutuhan tertentu, penyidik dapat meminta dokumen pendukung. Seluruh proses tersebut diperlukan untuk memastikan kesimpulan dibangun berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan penempatan iklan di Bank BJB. KPK sebelumnya telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam penyidikan kasus tersebut. Dugaan penyimpangan berkaitan dengan anggaran promosi yang digunakan melalui sejumlah perusahaan atau agensi. Penyidik menelusuri bagaimana anggaran ditetapkan, mekanisme pemilihan pihak pelaksana, hingga pembayaran yang dilakukan. Selisih antara nilai anggaran dan realisasi pekerjaan menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam penyidikan. KPK berupaya mengetahui ke mana dana yang diduga tidak digunakan sesuai peruntukan tersebut kemudian mengalir.
Nama Ridwan Kamil turut muncul dalam pengembangan penyidikan karena KPK sebelumnya telah memeriksanya untuk memperoleh keterangan mengenai perkara Bank BJB. Pemeriksaan terhadap orang-orang yang pernah berada di lingkungan dekatnya kemudian dilakukan untuk melengkapi informasi. Penyidik perlu mengetahui apakah terdapat hubungan antara transaksi tertentu dengan aktivitas yang dilakukan ketika Ridwan Kamil menjabat sebagai kepala daerah. Namun, setiap pihak tetap memiliki kedudukan hukum berdasarkan proses penyidikan dan bukti yang ditemukan. Pemeriksaan terhadap saksi tidak dapat langsung diartikan sebagai penetapan keterlibatan pidana. KPK masih harus menguji seluruh keterangan dengan bukti lainnya sebelum menarik kesimpulan.
Penyidik juga dapat mendalami sumber dana yang digunakan dalam berbagai transaksi. Penelusuran tersebut penting untuk membedakan uang yang berasal dari pendapatan pribadi, kegiatan resmi, maupun sumber lain yang sedang diperiksa. Jika ditemukan transaksi dengan nilai atau pola yang dianggap tidak biasa, pihak terkait dapat diminta memberikan penjelasan. Dokumen perbankan kemudian digunakan untuk menguji kesesuaian keterangan tersebut. Dalam penyidikan korupsi, aliran uang sering menjadi bagian penting untuk mengetahui siapa yang menerima manfaat dari suatu dugaan penyimpangan. Karena itu, pemeriksaan dapat berkembang kepada lebih banyak pihak apabila ditemukan hubungan transaksi baru.
Selain transaksi perbankan, KPK dapat menggunakan berbagai dokumen untuk membangun rangkaian peristiwa. Catatan komunikasi, dokumen perusahaan, kontrak pekerjaan, bukti pembayaran, dan data administrasi dapat dibandingkan satu sama lain. Keterangan dari pegawai Bank BJB maupun pihak perusahaan yang terlibat dalam pengadaan juga menjadi bagian penting. Penyidik kemudian menyusun hubungan antara keputusan yang dibuat, pembayaran yang dilakukan, dan pihak yang memperoleh manfaat. Pendekatan tersebut diperlukan karena perkara korupsi dapat melibatkan transaksi yang melalui beberapa tahapan. Semakin lengkap bukti yang dikumpulkan, semakin jelas pula konstruksi perkara yang dapat disusun.
Pendalaman terhadap orang-orang di sekitar pejabat juga dilakukan untuk mengetahui apakah mereka pernah menerima perintah atau mengetahui transaksi tertentu. Asisten pribadi dapat menjadi saksi penting apabila memiliki informasi langsung mengenai kegiatan yang sedang ditelusuri. Namun, penyidik tetap harus membedakan antara informasi yang diketahui secara langsung dengan keterangan yang hanya berasal dari pihak lain. Akurasi waktu dan konteks setiap transaksi juga harus diperiksa agar tidak terjadi kesimpulan yang keliru. KPK dapat melakukan pemeriksaan ulang apabila terdapat keterangan yang perlu dikonfirmasi. Konfrontasi keterangan antarsaksi juga dapat dilakukan apabila ditemukan perbedaan informasi yang signifikan.
Pengusutan perkara Bank BJB diperkirakan masih berkembang seiring penyidik menelusuri berbagai transaksi dan pihak yang diduga mengetahui penggunaan anggaran. Pemeriksaan saksi menjadi salah satu cara untuk memperkuat bukti yang sebelumnya telah diperoleh melalui penggeledahan maupun penyitaan dokumen. KPK juga dapat meminta data tambahan dari lembaga atau pihak terkait apabila dibutuhkan. Setiap perkembangan baru berpotensi membuka jalur penyidikan terhadap transaksi lain yang sebelumnya belum teridentifikasi. Namun, penetapan status hukum terhadap seseorang harus berdasarkan kecukupan alat bukti. Prinsip tersebut penting agar proses penegakan hukum tetap berjalan sesuai ketentuan.
Pemeriksaan mantan asisten pribadi Ridwan Kamil terkait transaksi rekening menjadi bagian terbaru dari upaya KPK mengurai aliran dana dalam perkara dugaan korupsi Bank BJB. Penyidik berusaha mengetahui asal, tujuan, dan penggunaan dana sekaligus mencocokkannya dengan keterangan para saksi. Informasi tersebut akan digabungkan dengan dokumen perbankan dan bukti lain untuk melihat apakah terdapat hubungan dengan dugaan penyimpangan anggaran. Pemeriksaan terhadap pihak lain masih terbuka apabila ditemukan transaksi atau informasi yang membutuhkan konfirmasi tambahan. KPK juga terus mendalami pihak yang diduga memperoleh manfaat dari penggunaan dana tersebut. Proses penyidikan diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai aliran uang dan pertanggungjawaban masing-masing pihak dalam perkara tersebut.