Jakarta, 6 Mei 2026 — Menteri Sosial menyebut program Sekolah Rakyat memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik sekaligus pembentukan karakter para siswa yang mengikuti program tersebut.
Menurut Mensos, Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan belajar formal, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial kepada peserta didik.
Program ini ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan yang layak sekaligus lingkungan pembinaan yang mendukung perkembangan mereka secara menyeluruh.
Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar di kelas, tetapi juga mendapatkan pembinaan karakter melalui aktivitas keseharian, pendampingan, dan kegiatan sosial yang dirancang khusus.
Mensos menilai pendekatan pendidikan yang menggabungkan akademik dan pembentukan karakter penting untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki sikap dan mental yang baik.
Sejumlah siswa dan orang tua disebut merasakan perubahan positif setelah mengikuti program tersebut, terutama dalam hal disiplin belajar, rasa percaya diri, dan kemampuan bersosialisasi.
Pengamat pendidikan menilai model pendidikan berbasis karakter seperti Sekolah Rakyat dapat menjadi alternatif dalam membantu anak-anak dari kelompok rentan memperoleh kesempatan berkembang lebih baik.
Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga diharapkan mampu membantu memutus rantai kemiskinan melalui penguatan sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak di berbagai daerah agar semakin banyak generasi muda memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus pembinaan karakter yang kuat.