Jakarta, 11 Mei 2026 – Warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dibuat geger setelah belasan bayi dilaporkan dievakuasi dari sebuah rumah bidan. Dari total bayi yang ditemukan, tiga di antaranya disebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian aparat kepolisian dan dinas kesehatan setempat. Petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai kondisi yang dinilai memerlukan pemeriksaan lebih mendalam.
Menurut informasi awal, proses evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kondisi kesehatan para bayi. Tim medis bersama petugas terkait kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seluruh bayi yang berada di lokasi tersebut.
Tiga bayi yang dibawa ke rumah sakit disebut memerlukan penanganan dan observasi tambahan. Hingga kini, kondisi mereka masih dalam pemantauan tenaga medis guna memastikan seluruh kebutuhan kesehatan terpenuhi dengan baik.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait latar belakang keberadaan para bayi di rumah bidan tersebut. Aparat juga memeriksa sejumlah pihak guna mengumpulkan keterangan dan memastikan tidak ada pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.
Sementara itu, dinas kesehatan menegaskan akan melakukan pendalaman terkait prosedur pelayanan dan administrasi di lokasi. Pengawasan terhadap praktik layanan kesehatan ibu dan anak disebut menjadi perhatian serius agar seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kabar mengenai evakuasi belasan bayi itu cepat menyebar di masyarakat dan media sosial, memunculkan berbagai spekulasi. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyangkut keselamatan bayi dan layanan kesehatan masyarakat. Hingga kini, polisi dan instansi terkait masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap fakta lengkap di balik peristiwa tersebut.