Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menyampaikan bahwa target Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak hanya sebatas memperoleh kursi di DPR RI atau masuk ke Senayan. Menurutnya, partai perlu memiliki visi jangka panjang untuk membangun kekuatan politik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Jokowi menekankan bahwa sebuah partai politik harus memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar memenuhi ambang batas parlemen. Ia mendorong seluruh kader PSI untuk terus memperkuat organisasi, membangun kepercayaan masyarakat, dan menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan publik.
Dalam pandangannya, keberhasilan partai tidak hanya diukur dari jumlah kursi yang diraih dalam pemilu, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan gagasan, melahirkan kader berkualitas, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Oleh karena itu, konsolidasi internal dan penguatan struktur organisasi dinilai menjadi langkah penting untuk mencapai target tersebut.
Jokowi juga mengajak para kader agar tetap optimistis menghadapi dinamika politik nasional. Ia menilai persaingan politik merupakan hal yang wajar, namun setiap partai harus mampu menjaga semangat kebersamaan dan mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap langkahnya.
PSI sendiri disebut terus berupaya memperluas basis dukungan melalui berbagai program dan pendekatan kepada masyarakat. Partai berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisinya dalam peta politik nasional pada masa mendatang.
Pernyataan Jokowi tersebut menjadi dorongan bagi PSI untuk menetapkan target yang lebih ambisius. Dengan fokus pada penguatan organisasi, regenerasi kepemimpinan, dan penyusunan program yang relevan, partai diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu kekuatan politik yang semakin diperhitungkan di Indonesia.